PEMANFAATAN LIMBAH SHAVING DAN BUFFING KULIT SAMAK KROM SEBAGAI BAHAN BAKU GANTUNGAN KUNCI MENGGUNAKAN PEREKAT POLIURETAN
DOI:
https://doi.org/10.58533/fd38aa61Kata Kunci:
Limbah Kulit, Shaving, Buffing, PoliuretanAbstrak
Industri penyamakan kulit menghasilkan limbah padat, seperti limbah shaving dan buffing, yang apabila tidak dimanfaatkan dapat menimbulkan permasalahan lingkungan. Salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah limbah tersebut adalah dengan mengolahnya menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah shaving dan buffing kulit samak krom sebagai bahan baku pembuatan gantungan kunci menggunakan perekat poliuretan melalui metode bubur pulp. Limbah shaving dan buffing dicampurkan dengan perbandingan 1:1, kemudian ditambahkan perekat poliuretan dan Lem Fox dengan dua formulasi, yaitu 1:3 dan 3:1. Campuran diolah menjadi bubur pulp, dicetak, dikeringkan, kemudian dilakukan proses plating pada suhu 80°C selama 1,5 detik dengan tekanan 3 MPa sebelum diproses menjadi gantungan kunci grafir. Hasil menunjukkan bahwa limbah kulit dapat dibentuk menjadi lembaran yang cukup padat dan memiliki permukaan yang lebih halus setelah proses plating. Produk yang dihasilkan dapat diaplikasikan sebagai gantungan kunci sehingga memberikan nilai tambah terhadap limbah industri penyamakan kulit. Pemanfaatan limbah shaving dan buffing berpotensi mendukung penerapan konsep cleaner production dan ekonomi sirkular melalui pengurangan limbah padat serta pengembangan produk bernilai tambah.


